Terima kasih kepada pengunjung blog ini. Anda bebas mengcopy dan membagikan artikel di dalam blog ini. Tapi hanya ada satu pesan penulis untuk anda, Jangan lupa mencantumkan link artikel yang anda copy atau bagikan, karena itu merupakan apresiasi kepada penulis blog ini. Terima kasih.

Kebijakan Gorbachev dalam Perestroika

Pretroika lahir karena perkembangan dunia semakin cepat, terutama dibidang tehknologi dan eknomi, yang tidak mampu lagi diikuti oleh system social politik otokrasi dan ekonomi sentralisasi dari Uni Soviet. Selaa hampir 70 tahun pola sentralisasidaan otokrasi berjalan di Uni Soviet sehingga membuat Uni Soviet tertinggal jauh oleh di bandingkan negara-negara kapitalis lainnya. Keunggulan Uni Soviet hanya dalam bidang militer dan pertahanan Negara serta tehknologi luar angkasa, tetapi tida dalam bidang yang bersentuhan langsung dengan kehidupan rakyat, seperti social ekonomi dan politik. Akibatnya Uni Soviet mengalami krisis perekonomian yang berkepanjangan. 
Melihat keadaan Uni Soviet yang seperti itu, maka Gorbachev denagn semangat reformasinya mengelurkan kebijakan-kebijakan untuk merubah system yang lama yang dikenal dengan prestroika, Glasnost dan Demokrtisasi. Prestroika ini bertujuan untuk mengembangkan suatu model sosialisme baru yang menggantikanmodel sisitem ekonomi lama yang dipaksakan oleh Stalin yang dikenal dengan model ekonomi Stalin. Model ekonomi Stalin ini sebagai system ekonomi komando dan bukan mengandalkan kekuatan pasar sebagai factor penentu. Akibatnya model ekonomi Stalin ini menimbulkan terjadinya kemiskinan dikalangan para pekerja dan keidak adian sebab dalam prakteknya menggunakan kekerasan, menyita seluruh produksi petani tanpa kompensasi.
Terdapat 5 prinsip dasar Prestroika, antara lain :
a).  Penyitaan system sentralisasi yang bertujuan rasionalisasi
Gorbachev memandang bahwa peran dan dominasi Negara dalam sektor pertanian harus dikurangi dalam hal ini adalah penggnaan Gosplan dengan cara melakukan perubahan structural dan mengisi apart baru pada biro Perencanaaan Ekonomi Negara (Gosplan), Kementrian perdagangan luar negri, Keuangan, Perminyakan, perkebangan dan industri.
b).  Peningkatan produksi pertanian dengan cara mekanisme dan perluasan lahan
untuk menanggulangi kegagalan panen tahun 1984 maka Gorbachev menggunakan kobinasi mekanisme yang disertai dengan perluaan lahan. Beberapa daerah subur di wilayah Soviet seperti distrik Abasha di Georgia dan di Distrik Andigon seluas 1300 hektar dibuka menjadi lahan pertanian.
c).  Peningakatan produktivitas kerja
pada tanggal 16 Mie 1985, Gorbachev mengeluarkan dekrityang memerintahkan penguran besar-besaran jumlah tempat yang boleh menjual minuman beralkohol. Penguarangan minuman-minuman keras selama jam kerja, waktu penjualan yang di persingkat dan ditingkatkannya batas usia diatas 21 tahun yang boleh membeli dan mengkonsumsi minuman beralkohol. Upaya Gorbachev ini memperoleh dukungan  dari manajer industri yang menyadari akibat dari alkoholisme yang berpengaruh terhadap produktifitas kerja. Sebab kecanduan alcohol sampai pada warga Negara kelas para pekerja.
d).  Perbaikan prasarana tehknologi industri
yaitu dengan jalan menerapkan sistaem manajemen baru dan dengan modernisasi yang kemudian dilegalkan dalam siding pleno komite sentral pada bulan juni 1987 mencakup :
  • Pemberian kebebasan dalam pengolahan perusahaan dengan menerapkan perhitungan ongkos produksi dan laba rugi, serta system penggajian sesuai dengan kerja  dan dinamika hubungan kerja.
  • Pengubahan siste ekonomi terpusat dan desentralisasi.
  • Penentuan harga, biaya dan perkreditan seta penggunaan tenologi dan ukuran kualitas yang ditenjtukan oleh semacam mekanisme pasar bebas.
  • Menggantikan system komando terpusat ke system menajeman demokratis, menciptakan mekanisme yang memperkuat potesi individu.
Peningkatan produksi, laju pertumbuhan industri dan mutu barang- barang konsumsi.
Upaya ini dilakukan dengan jalan menciptakan struktur organisasi baru yang mampu mencakup penggunaan dan penemuan science tehknologi secara lebih langsung dalam proses produksi untuk mencapai standar kualitas internasional. Penggunaan dan penemuan IPTEK diarahkan pada bidang-bidang yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat yaitu bidang industri dan peranian. Selain itu juga Gorbachev menaikkan gaji para ilmuan terkait dan menaikkan anggaran dana investasi untukperkembangan IPTEK sektor sipil.

Reformasi Ekonomi Yang Dilakukan Oleh Gorbachev
Sektor Industri Industri Uni Soviet mempunyai ciri-ciri , yaitu: leih mementingkan pada target hasil atau Val, tidak efisien atau hemat pada bahan baku, semuanya dari dan untuk peerintah dengan kata lain menggunakan anggaran pemerintah. Para manajer lebih berusaha memenuhi target kotor dari pada laba, mereka tidak berfikir tentang biaya produksi karena semuanya ditanggungpemerintah baik itu rugi mauoun laba. Kondisi seperti ini menyebabkan para pekerja tidak terdorong untuk bekerja maximal daaaaaan kreati atau inovatif serta tidak terdorong untuk menghemat bahan baku. Bahkan, inovasi tehkologi tidak terjadi karena perubahan-perubahan tehknologi itu tidak terjadi karena system komando. Innovator-inovator tidak dihargai karena inovasi dianggap menghambat pencapaian Val (target kotor) dan mereka tidak suka terhadap peletiha-pelaaatiahan SDM dan penggantian mesin-mesin.Sebelumnya, perusahaan hanya dapat berproduksi denan target berencana dengan bahan bakunya dibagikan untuk tujan tersebut. Pada reofrmasi ini industri mempunyai hak perusahaan untuk memperoleh laba, membeli dan menjual bahan baku dala harga borongan dan membuat  kontrak dengan dengan pembeli potensial. Sehingga perussahaan-perusahaan Uni Soviet akan beroprasi dengan dasar kontrak  permintaan yang ditentukan bukan memenuhi target kotor (Val) sepeti pada era sebelumnya.Pemerintah Uni Soviet lebih mementingkan industri militer dan angkas luar sehingga pad sector ini Uni Soviet sangat maju untuk dapat berkompetisi dengan Amerika Serikat.
Sektor Pertanian
Gorbchev mempunyai usul untu menyewakan ladang kepada keluarga petani selama jangka waktu 50 tahun. System sewa ini dapat memperbesar keluwesan pilihan seperti jenis tanaman, sehingga memungkinkan keluarga petani untuk menghadapi permintaan pasar secara lebih baik dari pada ketika menajeman pertanian kolektif yang mentukan apa yang harus diproduksi oleh petani. Sehingga para petani hanya membayar sewa, dan dapat memuuskan dalam produksi dan investasi sendiri.
Sektor KoprasiUU Koprasi yang telah disahkan menydiakan lingkungan tipe pasar untuk penyaluran sumber daya dalam kegiatan koprasi. Peralatan, jasa buruh dan pembelian tempat usaha dibiayai bank bila perlu  dan dimiliki secara kolektif.  Sektor ini dapat menerap tenaga kerja.Tantangan terhadap reformasi ekonomi salah satunya dating dari salah satu pekerja yang merasa terancam kehilangan pekerjaan dan secara umum di tentukan juga oleh masyarakat yang tidak bias ikut menikmati perbaikan  dalam standar hidup mereka.


Tingkat Keberhasilan Reformasi Ekonomi 
Yang Dilakukan Oleh GorbachevKetika Mikhail Gorbachev mengumumkan prestroika pada bulan juli 1987, dia menggambarkannya sebagai perombakan radikal manajemen ekonomi. Itulah resep mensejahterakan rakyat soviet yang sudah puluahan tahun terlunta-lunta dibawah kediktatoran proletariat. Selain itu Gorbachev menghendaki adanya akselerasi, yaitu perombakan harus berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi sehinga tidak ada alasan untuk mengorbankan kesejahteraan rakyat demi kepentingan pribadi atau golongan.
Agar perombakan tidak berjalan serampangan, Gorbachev membentuk komite perombakan ekonomi yang dipimpin oleh Leonid I Albakin. Lembaga ini bertanggung jawb atas pencanangan dan pemantauansetiap pengembangan dan pelaksanaan prestroika.

Akan tetapi sayang terbilang kenyataan tidak sesuai dengan impian, sebab ternyata rakyat rakyat Soviet malah lebih menderita. Hal ini terlihat dari pengumpulan pendapatanyang dilakuakan oleh Pusat Riset Opini Publik Nasional (PROPN) pada November 1989, yaitu sebanyak 52 % responden menilai memilih situasi ekonomi Soviet memburuk selama 2 atau 3 tahun prestroika berjalan. Menurut 86 % responden menilai supali makanan dan barang konsumsi makin langka. Sedangkan dalam The Washinton Post, seorang ekonomi swedia menilai bahwa ekonimi Soviet cenderung memburuk. 
Ada banyak hal yang menyebabkan prestroika terhambat, antara lain:
a)      Sedikitnya persediaan makanan dan bahan baker
b)      Tingginya haraga barang-barang konsumsi dan tidak terjangkau oleh rakyat yang hanya berpenghasialan sekitar US$ 300
c)      Adnya kejahatan yang terorganisir dan ekonomi bayangan (pasar gelap)
d)     Ketidak becusan para pejabat, korupsi yang meraja lela
e)      Akan adanya kudetayang dilakuakan oleh kelompok yang tidak menyukai Gorbachev.
Akan tetapi rakyat Soviet tidak menyalahkan Gorbachev, mereka malah menyalahka birokrasi pemerintahan yang menghambat jalannya pembangunan ekonomi.
Untuk mengatasi hambatan dan memperbaiki ekonomi, Gorbachev menghapus system control harga dan memperkenalkan system pasar  bebas. Akan tetapi hal mengakibatkan harga-harga barang melambung tinggi sehingga tak lama kemudian system control harga diberlakukan kembali. Hal itu menunjukan bahwa Gorbachev kesulitan untuk mengatasi keadaan ekonomi di Uni Soviet. Dapat dikatakan prestroika berjalan lambat dan tidak sesuai dengan direncanakan. Hal ini karena masyarakat Rusia belum dapat menerima reformasi, birokrasi lama masih melekat dan kebiasaan lama akan system totaliter yang selama   bertahun-tahun menghapus rakyat Soviet harus tunduk kepada system politik. Kaum buruh sudah terbiasa dengan sifat egaliterisme dan curiga pada reformasi yang dirancang dan para pejabat lebih menyukai sentralisme.

0 comments:

Posting Komentar

Ebook
GRATIS UNTUK ANDA
Silahkan masukkan data diri anda pada form
di bawah ini
Name:
Email:
"Cek Email anda, jika email konfirmasi tidak masuk ke inbox anda
silahkan cek di folder junk atau spam"
website
indonesiadalamsejarah.blogspot.com